SE Kwarnas dan Logo Hari Pramuka 2025


Jakarta — Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menerbitkan Surat Edaran No. 0238-00-B tentang Peringatan Hari Pramuka ke 64 Tahun 2025. Peringatan Hari Pramuka pada Tahun ini, mengusung tema “Kolaborasi Untuk Membangun Ketahanan Bangsa“.
Selanjutnya Kwartir Nasional juga secara resmi resmi merilis tema dan logo peringatan Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025 melalui Surat Keputusan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Nomor 106 Tahun 2025. Keputusan tersebut ditandatangani oleh Ketua Kwarnas, Kakak Budi Waseso, pada tanggal 8 Juli 2025.

Surat edaran Kwarnas maupun logo Hari Pramuka ke 64 Tahun 2025, dapat di unduh disini.

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka mewajibkan agar seluruh kwartir daerah untuk mensosialisasikan dan mempergunakan Tema dan Logo tersebut, ke seluruh anggota dan pemangku kepentingan Gerakan Pramuka di kwartir daerah, kwartir cabang, kwartir ranting, Gugusdepan, Satuan Karya Pramuka, Satuan Komunitas Pramuka pada seluruh rangkaian Kegiatan Hari Pramuka ke-64 Tahun 2025.

 

Informasi Resmi Kwarnas Penggunaan Logo WOSM Yang Baru

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka telah menerbitkan surat edaran dengan nomor 0334-00-J tertanggal 15 Agustus 2024, tentang Logo baru World Organization of the Scout Movement (WOSM).

Berkaitan dengan pengantian logo tersebut, Kwartir Nasional memberikan informasi dan himbauan, adapun point penting antara lain :

  1. Proses Pergantian logo dan Slogan WOSM, telah disahkan secara resmi melalui keputusan World Scout Committee pada Mei 2024.
  2. Slogan WOSM yang sebelumnya “creating a better world”/ ”menciptakan dunia yang lebih baik”,  diganti menjadi “ready for life”/”siap untuk kehidupan”.
  3. Sebagai anggota WOSM, Gerakan Pramuka perlu melaksanakan penyesuaian logo WOSM yang baru
  4. Menginstruksikan penggunaan logo WOSM pada administrasi Gerakan Pramuka, pakaian seragam Pramuka, serta seluruh kegiatan kepramukaan menyesuaikan dengan logo tersebut.
  5. Produksi logo WOSM baru harus dengan persetujuan WOSM c.q. Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
  6. Pengadaan logo WOSM baru pada pakaian seragam Pramuka selanjutnya akan secara resmi diproduksi dan diumumkan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.
  7. Masa penyesuaian dengan logo WOSM baru diharapkan telah selesai maksimal dalam jangka waktu 1 (satu) tahun sejak surat edaran diterima atau maksimal pada Agustus 2025.

berikut gambar logo WOSM baik yang berwarda dasar ungu atau Hitam Putih :

Selanjutnya lebih detail, surat edaran Kwartir Nasional terkait dengan Pengantian Logo dan Slogan WOSM dapat diunduh disini

Lalu bagian apa saja yng berubah silahkan lihat video di bawah ini :

Logo Wosm Baru menyambut era baru

Siap untuk Hidup: Logo Wosm Baru menyambut era baru

Di seluruh dunia dan selama bertahun-tahun, Kepanduan telah berkembang dan beradaptasi seiring waktu – menata ulang dan menyegarkan citra kita agar tetap relevan saat ini seperti lebih dari satu abad yang lalu. Saat ini, Kepanduan Dunia mengambil langkah maju dalam perjalanan tersebut dengan Logo baru yang diperbarui yang akan membantu kita mengantarkan Kepanduan pada dekade berikutnya.

Terinspirasi oleh gagasan dan energi komunitas global yang terdiri lebih dari 57 juta Kepanduan dan relawan,  siap mengadopsi Visi dan Strategi Kepanduan yang baru untuk menjadi gerakan pemuda paling inspiratif dan inklusif di dunia yang menciptakan pengalaman pembelajaran transformatif bagi setiap pemuda. di mana pun.

Logo yang diperbarui bertujuan untuk menginspirasi Kepanduan dan Organisasi Kepanduan Nasional untuk bergabung dengan  dalam petualangan ini seiring  terus memimpin gerakan global yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak – menciptakan peluang bagi generasi muda untuk menemukan identitas Logoa, mempelajari keterampilan baru, melayani kebutuhan Logoa. masyarakat, dan bersiap untuk hidup.

Tampilan baru untuk Kepanduan mencakup desain ulang modern dari Lambang Kepanduan Dunia yang ikonik, logo dan tanda kata yang dirancang ulang untuk Kepanduan Dunia, tagline baru “Siap untuk Hidup” yang tersedia dalam berbagai bahasa, palet warna yang lebih luas dan lebih cerah, unik dan modern. jenis huruf, dan serangkaian elemen visual kreatif sekunder untuk digunakan di seluruh saluran digital, komunikasi, dan pemasaran .

Lambang Kepanduan Dunia yang ikonik

Setiap elemen dari Logo  yang diperbarui adalah unik dan memiliki peran khusus. Lambang Kepanduan Dunia berasal dari ekspedisi Kepanduan pertama di Pulau Brownsea. Selama bertahun-tahun lambang tersebut telah disempurnakan dan diperbarui, namun maknanya tidak pernah berubah sebagai simbol universal Kepanduan.

Lambang Kepanduan Dunia yang didesain ulang akan terus menjadi simbol milik Gerakan Kepanduan, dipakai sebagai lencana oleh Kepanduan di seluruh dunia, dan akan memastikan bahwa tanda ikonik ini tetap relevan untuk generasi mendatang seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan Logo  di dunia digital. . Lambang ini digunakan pada jutaan seragam di seluruh dunia, untuk tujuan resmi, konstitusional, dan institusional, serta untuk momen pahlawan dan pengalaman Kepanduan universal yang menyatukan kita. Lencana Kepanduan Dunia dan Bendera Kepanduan Dunia hanya terdiri dari Lambang Kepanduan Dunia, dan lambang tersebut juga dapat digunakan dalam aplikasi lain yang mencakup logo acara Kepanduan Dunia, inisiatif pendidikan utama, sertifikat dan penghargaan resmi, serta ‘tanda air’ pendukung keaslian.

Tagline tentang “Siap untuk Hidup”

Tagline baru, “Siap untuk Hidup”, merangkum misi Kepanduan untuk berkontribusi pada pendidikan generasi muda, memungkinkan Logoa menjadi warga dunia yang memainkan peran konstruktif dalam masyarakat. Taglinenya sederhana dan terhubung dengan motto Kepanduan yaitu “Bersiaplah”.

Terkait dengan berita terbaru tentang era perubahan Logo Wosm, kita tetap menunggu penerbitan surat keputusan dari Kwartir Nasional tentang perubahan dengan pemakaian dan penggunaannya.

 

 

(mengambil sebagian, Sumber : https://www.scout.org/news/news/ready-life-scoutings-new-brand-welcomes-new-era)

Presiden Jokowi Kukuhkan Pengurus Kwarnas dan LPK Masa Bakti Tahun 2023-2028

Presiden Joko Widodo mengukuhkan pengurus Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka dan pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2023-2028. Pengukuhan tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 5 April 2024.

Pengukuhan tersebut digelar berdasarkan Surat Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 23/M Tahun 2024 Tentang Pengukuhan Penguurs Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Pengurus Lembaga Pemeriksa Keuangan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2023-2028. (Keppres No. 23/M Tahun 2024 di Unduh Disini)

Dalam pengukuhan tersebut, Presiden Jokowi memandu pengucapan Janji Pramuka Tri Satya.

“Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, menolong sesama hidup, ikut serta membangun masyarakat, serta menepati Darma Pramuka,” ujar Presiden Jokowi mendiktekan janji.

Selanjutnya, Presiden Jokowi melakukan penyematan tanda jabatan kepada Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2023-2028 Budi Waseso. Presiden Jokowi kemudian menyaksikan pembacaan ikrar oleh Ketua Kwarnas dan diikuti oleh seluruh pengurus Kwarnas yang dilantik.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan ikrar dan pernyataan pengukuhan pengurus Kwarnas Gerakan Pramuka dan pengurus LPK Kwarnas Gerakan Pramuka Masa Bakti Tahun 2023-2028. Acara pengukuhan tersebut diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Jokowi yang kemudian diikuti oleh seluruh tamu undangan yang hadir.

Dalam keterangannya usai pengukuhan, Ketua Kwarnas Budi Waseso menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan diberikan Presiden Jokowi kepadanya. Ia pun menilai bahwa Pramuka menjadi salah satu wadah dalam pendidikan generasi muda untuk Bangsa Indonesia.

“Saya mohon doa restunya bahwa karena pendidikan generasi muda untuk bangsa negara kita ini salah satunya diwadahi di Pramuka, untuk mewarnai karakter generasi muda Indonesia ke depan. Ini salah satunya adalah pembinaan di Pramuka, saya kira itu dan ini nanti akan kita tindaklanjuti dengan program-program kita,” tutur Budi.

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut yaitu Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Wakil Ketua Mahkamah Agung Sunarto, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Hendra Susanto, serta sejumlah Wakil Ketua MPR RI yaitu Hidayat Nur Wahid, Fadel Muhammad, dan Sjarifuddin Hasan.

(Sumber : setneg)

Permendikbud No. 12 tahun 2024, Tetap menjadikan Kepramukaan Ekstrakurikuler Pilihan

Pemberitaan terkait Peraturan Mendikbudristek No. 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada PAUD, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah yang di dalamnya menyebutkan kegiatan kepramukaan tidak lagi menjadi ekstrakurikuler (ekskul) wajib, tetapi tetap menjadi ekstrakurikuler pilihan di sekolah.

Kebijakkan ini ternyata banyak memperoleh tanggapan, baik dari para tokoh masyarakat maupun dari kalangan anggota pramuka sendiri, termasuk pernyataan sikap dari salah satu lembaga kwartir bahkan para nitizen ikut berkomentar.

Apalagi pemberitaan terkait hal itu  sempat dimuat pada salah satu media, yang bikin gagal paham para pembacanya dalam mencermati kebijakan permendikbudristek tersebut. (baca: https://www.klikpendidikan.id/news/35812310378/ekstrakurikuler-pramuka-resmi-dihapus-nadiem-makarim-dari-kurikulum-mapel-agama-hanya-rumor )

Ada yang pro maupun kontra, namun demikian berbeda pendapat di kalangan anggota pramuka sendiri adalah hal yang wajar, biasa-biasa saja, tetap santun dan solutif, semangat dasa dan darma pramukanya tetap tidak ditinggalkan.

Namun demikian, disini penulis berupaya memberi gambaran, yaitu cara pandang melihat dari sisi regulasi (Hukum dan Peraturan) di gerakan pramuka, agar para anggota pramuka memahami tugas pokok dan fungsi Gerakan Pramuka itu sendiri, menempatkan Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang dibentuk oleh pramuka untuk menyelenggarakan pendidikan kepramukaan.

Selanjutnya adalah sebagai berikut :

  1. Gerakan Pramuka telah memiliki UU yang mengatur kehidupan dalam melaksanakan pendidikan kepramukaan. Sebagai organisasi yang memililiki kewenangan menyelenggarakan Pendidikan Kepramukaan.

  1. UU Sisdiknas dan UU Gerakan Pramuka memiliki dasar hukum dan kedudukan hukum yg sama, sisdiknas menjalankan pendidikan formal, Gerakan Pramuka melaksanakan pendidikan non formal.
  2. Pendidikan kepramukaan dalam Sistem Pendidikan Nasional termasuk dalam jalur pendidikan nonformal yang diperkaya dengan pendidikan nilai-nilai gerakan pramuka. (UU Gerakan Pramuka, pasal 11). Menempatkan Gerakan Pramuka sebagai pendidikan non formal agar mampu membantu pemerintah dalam ikut serta menangani permasalahan kaum muda indonesia

  1. Pendidikan Kepramukaan dapat mendukung/ memperkuat pendidikan formal.
  2. Kembali ke khittah gerakan pramuka sendiri yakni anggota pramuka dalam melaksanakan kegiatan bersifat suka dan rela.( UU Gerakan Pramuka Pasal 20 : Gerakan pramuka bersifat mandiri, sukarela, dan Nonpolitis).

Sifat Suka dan Rela (tidak ada paksaan) sebagai anggota pramuka, hal ini menurut penulis sejalan dengan makna kebijakkan pada Peraturan Mendikbudristek No. 12 Tahun 2024 dalam melaksanakan kurikulum merdeka.

Dengan demikian, Gerakan Pramuka akan tetap menjadi pilihan ekstrakurikuler dan pilihan yang  terbaik dalam upaya membantu pemerintah memecahkan masalah kaum muda, mempersiapkan diri dan  ikut serta membangun masyarakat. Peraturan Mendikbudristek No. 12 Tahun 2024, tetap berjalan sebagaimana mestinya, yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah, layak memperoleh dukungan agar semua dapat berjalan dengan baik.

Sebagai anggota Pramuka tentu memiliki banyak pemikiran solutif dan selalu dapat mencari solusi yang terbaik, Pendidikan Kepramukaan akan tetap menjadi kebutuhan di pendididikan formal (Sekolah), dengan demikian meski ektrakurikuler pramuka menjadi pilihan, karena keadaan dan kondisi pihak lembaga sekolah tetap akan mengharapkan Pendidikan kepramukaan dapat diikuti oleh semua siswanya. Seiring tujuan pendidikan formal yang tentu sejalan dengan tujuan Gerakan Pramuka yakni : Pembentukan Karakter, Penanaman nilai Kebangsaan serta membekali ketrampilan hidup/Life Skill.

 

Penulis : Gunawan Surendro (Pembina Pramuka di Kota Semarang)